Peringatan Hari Santri 2026 menjadi momentum pemerintah mendorong generasi pesantren menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, memperkuat karakter, serta memperluas kontribusi dalam pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
BARRU – Kepastian penyelesaian pembangunan Masjid Al-Markaz Al-Islami Nurussuhada Lasinri menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Barru dengan target seluruh pekerjaan fisik dituntaskan paling lambat akhir 2027.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, saat berdialog bersama pengurus dan jemaah masjid setelah pelaksanaan salat Magrib berjemaah, Rabu (28/10/2026).
Pertemuan itu menjadi kesempatan bagi pengurus dan masyarakat untuk menyampaikan sejumlah kebutuhan yang masih harus diselesaikan agar masjid dapat berfungsi secara optimal.
Aspirasi yang disampaikan meliputi kejelasan status lahan, penyediaan penerangan, penataan taman, pembangunan area parkir, hingga kepastian pembiayaan operasional.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Andi Ina menjelaskan bahwa Masjid Al-Markaz Al-Islami Nurussuhada untuk sementara masih berstatus sebagai aset Pemerintah Kabupaten Barru dan belum diserahkan kepada pihak pengelola.
Kondisi tersebut menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam proses penataan dan penyelesaian pengelolaan masjid.
Pemerintah daerah menargetkan penyelesaian pembangunan sesuai batas waktu yang telah disampaikan sehingga keberadaan masjid dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.[]
Redaksi 01