{"id":28,"date":"2026-10-28T16:39:30","date_gmt":"2026-10-28T16:39:30","guid":{"rendered":"https:\/\/lenterahikmah.com\/?p=28"},"modified":"2026-10-28T16:39:30","modified_gmt":"2026-10-28T16:39:30","slug":"masjid-kuno-dilindungi-kawasan-bayan-menanti","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lenterahikmah.com\/index.php\/2026\/10\/28\/masjid-kuno-dilindungi-kawasan-bayan-menanti\/","title":{"rendered":"Masjid Kuno Dilindungi, Kawasan Bayan Menanti"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Meski telah menjadi pusat kebudayaan sejak abad ke-14, kawasan adat Bayan di Lombok Utara belum memperoleh perlindungan menyeluruh sebagai cagar budaya. Kebakaran yang menimbulkan kerugian Rp1,15 miliar semakin menegaskan pentingnya pelestarian kawasan bersejarah tersebut.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>MATARAM<\/strong> \u2013 Kawasan adat Bayan di Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), hingga kini belum memperoleh status cagar budaya secara menyeluruh, meskipun menyimpan warisan sejarah dan tradisi masyarakat yang telah bertahan selama berabad-abad. Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB kini berupaya mengambil alih proses pengusulannya untuk memperkuat perlindungan kawasan bersejarah tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perlindungan kawasan adat Bayan menjadi perhatian setelah kebakaran pada 19 Februari 2026 menghanguskan sejumlah bangunan tradisional di Desa Bayan Timur, Kecamatan Bayan. Peristiwa tersebut menyebabkan kerugian sekitar Rp1,15 miliar dan memperlihatkan kerentanan bangunan adat yang sebagian besar menggunakan material kayu dan ilalang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seperti dilansir Antara, Rabu (28\/10\/2026), dalam kebakaran tersebut, dua bangunan adat, satu lumbung padi, dan dua unit rumah mengalami kerusakan akibat kobaran api yang dengan cepat menjalar melalui material bangunan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Padahal, kawasan adat Bayan merupakan salah satu pusat kebudayaan tertua di Pulau Lombok yang telah berkembang sejak abad ke-14. Masyarakat setempat masih mempertahankan arsitektur tradisional, ritual adat, serta tata kehidupan sosial yang diwariskan secara turun-temurun.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hingga saat ini, baru Masjid Kuno Bayan yang memiliki status cagar budaya. Sementara itu, keseluruhan kawasan adat beserta bangunan tradisional dan lingkungan budayanya belum memperoleh penetapan serupa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Dinas Kebudayaan NTB Muhamad Ihwan menjelaskan bahwa proses pengusulan sebelumnya berada di tingkat Pemerintah Kabupaten Lombok Utara. Namun, keterbatasan tenaga ahli cagar budaya di daerah tersebut menjadi salah satu kendala dalam proses pengajuan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Mulai pengajuan itu sebenarnya dari Lombok Utara, tapi mudah-mudahan kami bisa ambil alih ke nasional karena ada hal-hal tertentu yang memang membuat kami harus mengajukan secara provinsi,&#8221; ujarnya di Mataram, Rabu (28\/10\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Ihwan, pengusulan cagar budaya tidak hanya diarahkan pada bangunan tertentu, tetapi mencakup kawasan adat Bayan secara keseluruhan. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat landasan pelestarian warisan budaya kebendaan yang masih bertahan di wilayah itu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemprov NTB berharap pengusulan melalui pemerintah provinsi dapat segera ditindaklanjuti agar kawasan adat Bayan memperoleh perlindungan yang lebih menyeluruh.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, upaya pemulihan bangunan adat yang terdampak kebakaran terus dilakukan. Pemprov NTB bersama Kementerian Kebudayaan mengalokasikan anggaran sebesar Rp400 juta untuk pembangunan kembali sejumlah fasilitas adat yang rusak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Anggaran tersebut digunakan untuk membangun kembali dua bangunan utama, termasuk pagar dan biaya operasional pembangunan, serta mendirikan lumbung padi baru. Berdasarkan laporan perkembangan terakhir, pekerjaan pembangunan telah mencapai 75 persen.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemulihan fisik bangunan merupakan bagian dari upaya menjaga keberlanjutan warisan budaya Bayan. Namun, penetapan status cagar budaya bagi keseluruhan kawasan masih menjadi persoalan yang perlu diselesaikan melalui mekanisme pengusulan dan penilaian sesuai ketentuan yang berlaku.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan demikian, pelestarian kawasan adat Bayan tidak hanya berkaitan dengan pembangunan kembali bangunan yang terbakar, tetapi juga dengan upaya memastikan keberlangsungan warisan sejarah dan kebudayaan masyarakat setempat bagi generasi mendatang. []<\/p>\n<p>Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Meski telah menjadi pusat kebudayaan sejak abad ke-14, kawasan adat Bayan di Lombok Utara belum memperoleh perlindungan menyeluruh<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":29,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[18],"tags":[50,60,55,49,57,62,52,51,56,53,58,54,61,63,59],"class_list":["post-28","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-masjid","tag-cagar-budaya-bayan","tag-desa-bayan-timur","tag-dinas-kebudayaan-ntb","tag-kawasan-adat-bayan","tag-kebakaran-rumah-adat","tag-kementerian-kebudayaan","tag-lombok-utara","tag-masjid-kuno-bayan","tag-muhamad-ihwan","tag-nusa-tenggara-barat","tag-pelestarian-budaya","tag-pemprov-ntb","tag-perlindungan-cagar-budaya","tag-rumah-adat-bayan","tag-warisan-budaya-lombok"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/lenterahikmah.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/masjid-kuno-bayan.webp",1200,800,false],"thumbnail":["https:\/\/lenterahikmah.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/masjid-kuno-bayan-150x150.webp",150,150,true],"medium":["https:\/\/lenterahikmah.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/masjid-kuno-bayan-300x200.webp",300,200,true],"medium_large":["https:\/\/lenterahikmah.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/masjid-kuno-bayan-768x512.webp",640,427,true],"large":["https:\/\/lenterahikmah.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/masjid-kuno-bayan-1024x683.webp",640,427,true],"1536x1536":["https:\/\/lenterahikmah.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/masjid-kuno-bayan.webp",1200,800,false],"2048x2048":["https:\/\/lenterahikmah.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/masjid-kuno-bayan.webp",1200,800,false],"reviewnews-large":["https:\/\/lenterahikmah.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/masjid-kuno-bayan-825x575.webp",825,575,true],"reviewnews-medium":["https:\/\/lenterahikmah.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/masjid-kuno-bayan-590x410.webp",590,410,true]},"author_info":{"info":["lenterahikmah"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/lenterahikmah.com\/index.php\/category\/masjid\/\" rel=\"category tag\">Masjid<\/a>","tag_info":"Masjid","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lenterahikmah.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lenterahikmah.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lenterahikmah.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lenterahikmah.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lenterahikmah.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lenterahikmah.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":30,"href":"https:\/\/lenterahikmah.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28\/revisions\/30"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lenterahikmah.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/29"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lenterahikmah.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lenterahikmah.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lenterahikmah.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}